Saudaraku, kita hidup di dunia ini hanya sementara. Sebagaimana kita tahu dalam Al-Qur’an dijelaskan bahwa setiap yang bernyawa/bernafas itu pastia kan menemui kematian. Jadi ini merupakan suatu peringatan kepada kita untuk tidak menyia-nyiakan hidup. Mari kita tunjukkan dan persembahkan ibadah yang terbaik untuk diri kita, keluarga kita, lingkungan kita hanya semata-mata untuk mencari dan mengharap keridhoan Allah SWT dan sebagai bekal kita untuk di akhirat nanti karena menurut sabda Rasulullah SAW, “Sebaik-baik manusia adalah manusia yang paling bertaqwa diantaramu dan berakhlak mulia”.
Barang siapa mendatangi majelis ilmu/pengajian di bulan Ramadhan, maka Allah mencatat tiap-tiap langkahnya sebagai ibadah satu tahun dan dia akan bersamaku di bawah panji-panji ‘Arsy, barang siapa melanggengkan shalat berjama’ah dibulah Ramadhan, maka tiap-tiap raka’atnya kan diberi satu kota yang penuh dengan nikmat Allah, barang siapa berbuat baik kepada kedua orangtuanya dibulan Ramadhan, maka akan memperoleh perhatian Allah dengankasih sayang-Nya, sedang saya menjaminnya di dalam Surga, dan seorang perempuan mencari keridhoan suaminya dibulan Ramadhan, maka baginya pahala sebagaimana pahala Maryam (Ibu Nabi Isa AS) dan Aasiyah (istri Fir’aun) dan barang siapa menolong keperluan saudaranya muslim dibulan Ramadhan, maka Allah akan menolong seribu keperluannya dihari Qiyamat”.
bulan yang diagungkan oleh Allah SWT yaitu Bulan Suci Ramadhan. Dimana orang-orang yang beriman diwajibkan untuk berpuasa dan di bulan ini pula banyak sekali keistimewaan dan pahala yang dilipatgandakan oleh Allah SWT, serperti amalan sunnah mendapat pahala wajib dan amalan wajib akan dilipatgandakan sampai 700 kali atau lebih sesuai keinginan Allah SWT. Maka bulan ini sering disebut sebagai rajanya bulan dan bulan yang paling mulia.
"Barangsiapa yang shalatnya tidak dapat mencegah dirinya dari perbuatan keji dan mungkar maka orang itu tidak semakin dekat dengan Allah tetapi justru semakin jauh dengan-Nya". (Hadist diriwayatkan oleh Thabrani)
Al-Ankabuut ayat 45, Allah SWT berfirman: "...dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya megingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya) dari ibadah-ibadah yang lain. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan."
“Dan bersabarlah kamu bersama orang-orang yang menyeru Tuhan mereka di pagi dan petang hari mengharapkan keridhaanNya dan jangan palingkan kedua matamu dari mereka karena mengharapkan gemerlap kehidupan dunia ini dan jangan ikuti orang yang hatinya telah Kamilailakan dari mengingat Kami dan menuruti hawa nafsunya serta adalah keadaannya melampaui batas.” (Al-Kahfi:28)
Archives
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






0 comments:
Post a Comment